Hati-Hati! Inilah 6 Sinyal Emosi Terjebak Pada Pekerjaan yang Salah

Hati-Hati! Inilah 6 Sinyal Emosi Terjebak Pada Pekerjaan yang Salah

Konten [Tutup]

    EDISIKINI.com - Apakah karir teman-teman semua tak kunjung meningkat? Apakah kalian tidak termotivasi lagi berangkat ke kantor? Temen-temen akan menjalani rutinitas pekerjaan sekitar lebih dari seperempat abad. Oleh karena itu, memilih pekerjaan yang tepat sangat penting agar hidup kalian lebih bermakna.

    William Arruda, salah satu pendiri situs Career Blast dan kreator kuis di Linkedln mengindikasikan enam emosi yang menjadi tanda Sahabat semua terjebak pada pekerjaan yang salah. Enam emosi tersebut, sebagaimana dilansir Forbes, adalah sebagai berikut!

    1. Tidak Acuh

    Jika Sahabat semua tidak merasakan emosi dalam bekerja, tidak dapat lagi merasakan baik atau buruk, Sahabat Edisi ada dalam fase tidak acuh. Perasaan tidak acuh membuat Sahabat menganggap pekerjaan sebagai rutinitas biasa sebagai bagian hidup.

    Pekerjaan sama sekali bukan sumber semangat. Prestasi tak mampu lagi melecut gairah bekerja. Tantangan, masalah dan kinerja rekan yang lebih baik, sama sekali tidak menimbulkan stress bagi Sahabat.

    2. Ngeri

    Pernahkan Sahabat menanyakan hal-hal seperti, “apakah saya menyukai rekan kerja?”, ”apakah saya nyaman dengan lingkungan kerja dan kolega sekitar?” Dan “apakah saya merasa nyaman dengan misi perusahaan?”.

    Jika seluruh jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah “tidak”, maka Sahabat perlu mempertimbangkan pekerjaan lebih dalam lagi. Ketidaknyamanan terhadap rekan satu tim, lingkungan kerja dan kolega sekitar serta ketidaknyamanan pada perusahaan dapat menyebabkan perasaan “I don’t like Monday” bahkan perasaan takut tiap malam untuk pergi ke kantor di pagi hari.

    3. Iri

    Saatnya memikirkan kembali karir terbaik Sahabat bila merasa iri pada profesi orang lain. Misalnya, jika Sahabat bekerja dengan baik di bidang marketing tapi merasa “ah, seandainya gue bisa kayak dia” saat melihat seorang akuntan, tiba waktunya Sahabat memikirkan kembali profesi yang dijalani saat ini.

    4. Bosan

    Sahabat merasa hari berganti hari begitu saja di kantor. Tidak ada prestasi atau hal bernilai yang Sahabat ciptakan. Sahabat tetap rutin menyelesaikan pekerjaan tapi tidak terlibat menyatu dalam pekerjaan itu. Pada fase ini, Sahabat akan mengerjakan tugas tanpa berpikir lagi. Jam pulang kantor menjadi waktu paling menyenangkan.

    5. Takut

    Bila Sahabat terus menerus merasa takut salah mengerjakan sesuatu atau merasa takut terancam oleh rekan kerja yang tampaknya lebih baik daripada Sahabat, maka kamu sedang dalam fase emosi ini.

    Pada fase emosi ini, Sahabat juga merasa sebagai penipu dalam bidang pekerjaan yang ditugaskan. Sahabat merasa tidak pantas mengerjakan ini dan selalu ketakutan kalau pimpinan suatu saat akhirnya mengetahui kesalahan yang Sahabat buat.

    6. Frustasi

    Bila Sahabat terbelenggu dan merasa tidak yakin bagaimana caranya membuat perubahan penting, berarti kamu terjebak dalam karir yang salah. Dalam kondisi semacam ini, Sahabat merasa pekerjaan justru menjadi penghalang bakat dan potensi maksimal yang dimilki untuk bersinar.

    Jika merasakan emosi-emosi di atas, segera temui konsultan karir atau mentor Sahabat. Lakukan introspeksi untuk menentukan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dan kepribadian Sahabat.

    Demikianlah tulisan kali ini, semoga artikel yang kami kali ini yang berjudul Hati-Hati! Inilah 6 Sinyal Emosi Terjebak Pada Pekerjaan yang Salah, bisa bermanfaat bagi teman-teman semua yang membacanya. Jika temen-temen semua merasa tulisan kali ini bermanfaat, semoga bisa membagikannya lewat tombol share di bawah ini!

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel